Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Levchenko : Barca Peras De Jong Untuk Gabung Manchester United

Evgeniy Levchenko, ketua serikat pesepakbola Belanda (VVCS), menuduh Barcelona telah mengeksploitasI Frenkie de Jong. Tuduhan itu lantaran raksasa La Liga itu mendesak pemainnya untuk segera hijrah dari Camp Nou menyusul pendekatan dari Manchester United.

Baca juga :

Desak Frenkie de Jong Gabung Manchester United, Barca Bisa Berurusan dengan Pengadilan

Seperti diketahui, De Jong adalah target transfer prioritas Erik ten Hag musim panas ini, tetapi sang gelandang emoh hijrah ke Man United karena berbagai alasan dan sudah menyatakan keinginannya untuk bertahan di Barcelona.

Levchenko menambahkan, Barcelona ingin menjual pemain 25 tahun tersebut demi menyeimbangkan keuangan mereka, dan telah menyepakati biaya transfer dengan The Red Devils senilai €85 juta.

Baca juga :

Chelsea Masuk Dalam Saga Transfer De Jong, Manchester United Tersingkir?

Sebelum menjual De Jong, Barca juga harus membayar gajinya yang masih ditunggak. Mereka masih berutang sebesar €17 juta setelah mantan bintang Ajax itu sepakat menunda pembayaran gajinya demi membantu situasi finansial klub.

Dan Levchenko mengecam perlakuan raksasa Catalunya itu terhadap De Jong sepanjang saga transfer ini.

“Menurut saya sebuah serikat harus melindungi semua pesepakbola. Kini seorang pesepakbola sedang dipojokkan oleh sebuah klub dan mau diusir. Ini tugas serikat internasional [FIFPro] untuk pasang badan,” kata Levchenko kepada ANP.

Levchenko juga memperingatkan bahwa Barcelona bisa memeras De Jong dengan menolak memainkannya andai dia ngotot bertahan di Camp Nou.

“Jika Barcelona terus membayar gajinya, secara kontrak juga tidak ada yang salah,” imbuh Levchenko.

“Barcelona lalu akan mengutip dasar-dasar keolahragaan, tapi ini bencana bagi karier seorang pemain muda. Ini menjadikannya semacam pemerasan.”

Ketika ditanya apakah De Jong harus terima potong gaji demi bertahan di Barcelona, Levchenko menjawab: “Saya bilang tidak.”

“Barcelona bertanggung jawab sepenuhnya. Kebijakan jangka panjang mereka dramatis. Sinting ketika para pemain harus membayar kekacauan finansial mereka.”

“Dia [De Jong] merasa seperti di rumah di sana dan memahami budaya mereka. Jadi saya juga mengerti bahwa dia tak ingin pergi,” pungkas Levchenko.”

Leave a comment

Sign Up to Our Newsletter

Be the first to know the latest updates

Whoops, you're not connected to Mailchimp. You need to enter a valid Mailchimp API key.